Siksaan di Negeri Sendiri

Karya: Warjianah
(Pemalang, jawa tengah)

Dia bisa merasakan lezatnya burger
Tapi dia tidak bisa, menahan lapar
Secangkir kopi di pagi hari
Tak sanggup kau membeli
Ribuan hidangan di meja, kau hanya berharap

Ku tau di balik lirikanmu itu, tersimpan kata
Tak perlu kau ucapkan, aku tahu
Kau ingin memintanya
Tangan yang menodong
Tubuh ringkih nan kotor
Cukup itu menjadi bukti

Ah…, dia tak pernah peduli
Kau sedang makan apa mati
Kau sakit apa bunuh diri
Kau mencuri apa di gebukin

Ah…Kejamnya pria berdasi, di balik rupanya
Dia.., tak pantas menjadi umar bin khotab
Pantasnya, dialah pencundang negeri
Membuat janji, namun mengingkari
Cukup sampai di sini! jangan teruskan lagi

Ada satu harapan untukmu
Tunggu kelahiran penakluk bumi
Dia membawa kesejahteraan negeri
Keceriaan seisi bumi
Tuntunan cahaya illahi
Saatnya di nanti.., sang khalifah kembali

 

Tinggalkan Balasan