Oleh : Dien Kamilatunnisa

Kita butuh mengetahui sejarah agar bisa mengambil pelajaran untuk kehidupan masa depan. Sebagai seorang muslim kita harus mengetahui bagaimana sejarah para nabi sejak zaman nabi Adam sampai nabi Muhammad, sejarah para sahabat Rasul, sejarah para tabiin, tabiut-tabiin hingga para ulama yang mendakwahkan Islam ke berbagai negeri termasuk ke Indonesia. Seiring perkembangan zaman, belajar sejarah bisa dilakukan dengan berbagai macam cara, salah satunya melalui film dokumenter.

Salah satu film dokumenter yang merekam sekilas mengenai penyebaran dakwah Islam di nusantara adalah film Jejak Khilafah di Nusantara (JKdN). Film ini ditayangkan secara streaming pada tanggal 1 Muharam 1442 Hijriah atau Kamis, 20/8/20, pukul 09:00 WIB.

Acara diawali dengan talk show bersama tiga tokoh. Mereka adalah Ustadz Ismail Yusanto, Nicko T. Pandawa (produser sekaligus penulis naskah JKdN), dan Septian A. W. (sejarawan muda). Talk show tersebut menambah antusiasme warganet untuk menonton film dokumenter tersebut.

Salah satu motivasi munculnya film tersebut adalah karena khilafah kini menjadi pembicaraan di tengah masyarakat umum sehingga sangat penting menyajikan informasi bermutu mengenai adanya hubungan antara nusantara dengan khilafah.

Menurut salah satu sejarawan dan dosen Sejarah Peradaban Islam di Fakultas Adab UIN Sunan Gunung Djati Bandung bahwa hubungan Kekhilafahan Turki Utsmani dengan kerajaan-kerajaan dan kesultanan-kesultanan Islam di Nusantara adalah bagian dari sejarah Islam di Indonesia. Sehingga umat Islam di Indonesia perlu dan wajib mengenal sejarahnya (tintasiyasi.com, 18/08/2020).

Maka tak heran para warganet sangat menanti film JKdN ini ditayangkan ulang dari situs resminya. Menurut channel telegram @jejakkhilafahdinusantara bahwa mereka akan menayangkan ulang film JKdN the movie full HD jika followernya tembus 100.000 subscribe.

Film dokumenter JKdN adalah pemantik untuk mengenal sejarah hubungan khilafah di Nusantara. Diharapkan hal ini mendorong untuk mengkaji lebih dalam lagi bagaimana pentingnya aqidah, syariah, dakwah dan khilafah dalam kehidupan. Karena jika tidak ada dakwah dan khilafah maka niscaya Islam tidak sampai ke Indonesia. Wallohu’alam